Profil

Program studi Fisika (Elektronika-Instrumentasi) resmi berdiri pada tanggal 19 Desember 1994 berdasarkan Sk Dirjen Dikti Nomor 102/D/O/1994. Prodi ini dibuka dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan akan sarjana berbasis ilmu murni yang juga terampil dalam ilmu terapan, sesuai dengan tuntutan kemajuan sains dan teknologi.

Sebagai langkah awal mewujudkan program studi berkualitas dengan tatakelola yang baik, Prodi Fisika telah mengikuti asesmen akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) setiap lima tahun sekali pada tahun 2002, 2007 dan pada tahun 2012 memperoleh akreditasi B berdasarkan SK nomor 020/BAN-PT/Ak-XV/S1/VII/2012. Pada tahun 2016 Prodi Fisika kembali mengajukan reakreditasi ke BAN-PT dan telah memperoleh peringkat akreditasi A.

Awal tahun berdirinya Prodi Fisika menempati kampus I UAD, di Jalan Kapas. Mulai Tahun 1999, Prodi Fisika mulai menempati Kampus III UAD, di Jalan Prof. Dr. Soepomo dengan laboratorium terpadu terletak tidak jauh dari Kampus III.

Prodi Fisika mulai menerima mahasiswa baru pada tahun 1995 dengan membuka satu kelas. Mahasiswa yang diterima sebanyak 11 mahasiswa berasal dari DIY, Jawa Tengah, Jawa Barat dan NTB. Dalam perkembangan jumlah mahasiswa dan daerah asal mahasiswa berkembang meluas dari berbagai daerah di Indonesia. Budaya prestrasi senantiasa melekat pada mahasiswa Prodi Fisika. Hal ini dibuktikan antara lain dengan diraihnya berbagai prestasi mahasiswa: peraih medali emas dalam PIMNAS XVIII atas nama Dian Agus Maryanto, juara 3 Tapak Suci dalam 2012 Brawijaya International Open atas nama Miftakuddin, dan Juara 1 Tae Kwon Do dalam Setu Mok’s Tae Kwon Do Competition 2016 atas nama Fitriadi Nur Alfakhri.

Sejak tahun 2012, Prodi Fisika mengembangkan unit bisnis berbasis teknologi dan hingga saat ini telah berhasil mempunyai unit usaha mandiri di bawah bendera PT Adi Multi Kalibrasi. Unit bisnis tersebut dengan Laboratorium Kalibrasi dan Uji Universitas Ahmad Dahlan (LKU-UAD) nya, telah memperoleh akreditasi KAN dan telah mendapatkan ijin operasional Kemenkes RI untuk melakukan kalibrasi alat-alat medis. Saat ini LKU-UAD telah melayani kalibrasi dan layanan ke-metrologian lainnya dengan berbagai lembaga dan rumah sakit. LKU-UAD juga telah memiliki cabang usaha di Makassar.

Seiring dengan perkembangan iptek dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia prodi di bidang pengujian dan kalibrasi, Prodi Fisika memperluas konsentrasinya menjadi tiga bidang: Metrologi, Material Elektronika, dan Instrumentasi guna menjawab tantangan global.

Prodi Fisika diperkuat oleh 8 orang dosen tetap dengan jenjang pendidikan doktor: 3 orang dan jenjang pendidikan magister : 5 orang lulusan perguruan tinggi ternama di dalam dan luar negeri, antara lain: University of Essex at Colchester, UK; Nanyang Technological University, Singapore; National Dong Hwa University, Taiwan; Institut Teknologi bandung, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Pada tahun 2014 Prodi Fisika memiliki 1 orang Profesor atas nama Prof. Drs. Hariyadi, M.Sc., Ph.D.

Selama kurun waktu 23 tahun Prodi Fisika mengalami pergantian kepemimpinan sebanyak 5 kali. Pada tahun 1994 – 1997 Prodi Fisika dipimpin oleh Dr. Moh. Toifur. Selanjutnya pada tahun 1998 – 2002 dipimpin oleh Margi Sasono, M.Si. Kemudian dua periode berturut-turut, tahun 2002 – 2007 dan 2007-2012 dipimpin oleh Shantiana Tri Erawati, M.Si. Selanjutnya periode 2012 – 2016 dipimpin oleh Bagus Haryadi, M.T. dan sejak 2016 – sekarang dipimpin oleh Damar Yoga Kusuma, Ph.D.