Membedah Program 1000 Cahaya, Menuju Transisi energi yang Berkeadilan Bagian 2
Penulis : Galih Prakoso, S.Si.
Program 1000 cahaya sebagai respons Muhammadiyah untuk merespons masalah energi dan masalah lainnya sehingga Pimpinan Pusat Muhammadiyah meluncurkan gerakan 1000Cahaya. Gerakan ini adalah bukti komitmen Muhammadiyah menjawab tantangan- tantangan perubahan iklim serta mendorong Indonesia untuk mencapai Emisi Nol Bersih pada pertengahan abad ke-21.
Program ini didasarkan pada tiga pilar utama, yaitu edukasi, implementasi, dan kolaborasi:
- Edukasi
Muhammadiyah mengedepankan pendidikan sebagai langkah awal transisi energi. Kampanye di sekolah, universitas, dan komunitas untuk mengenalkan pentingnya energi terbarukan, serta Mengintegrasikan konsep energi hijau ke dalam materi pembelajaran di lembaga pendidikan Muhammadiyah.
- Implementasi
Program ini secara langsung dapat menghadirkan solusi energi terbarukan dengan melaksanakan membangunan fasilitas EBT (Energi Baru Terbarukan) seperti Memasang panel surya di masjid, sekolah, dan fasilitas kesehatan Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Lalu dapat melaksakan sedekah dan wakaf energi dengan mendorong partisipasi umat melalui sedekah dan wakaf untuk pengadaan dan perawatan teknologi energi terbarukan.
- Kolaborasi
Muhammadiyah harus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas dampak program dengan mengembangkan kemitraan dengan pemerintah dan sektor swasta, juga tak menutup kemungkinan dengan dukungan mitra-mitra di luar negri juga
Transisi energi yang berkeadilan dalam pandangan Muhammadiyah dapat dilihat dari prinsip keberlanjutan, keadilan sosial, dan pemeliharaan lingkungan sebagaimana tercantum dalam dokumen seperti Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM). Muhammadiyah menekankan pentingnya mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab, mengurangi dampak lingkungan, serta memastikan distribusi manfaatnya secara adil kepada masyarakat luas.
Selain itu, Muhammadiyah melalui gerakan dakwah dan tajdidnya mendorong transformasi pemikiran untuk mendukung energi bersih yang dapat meningkatkan kualitas hidup umat. Muhammadiyah juga telah membangun model pendidikan dan program yang berkaitan dengan konservasi energi untuk membentuk kesadaran umat terhadap tanggung jawab lingkungan.
Ke depan, Muhammadiyah diharapkan dapat terus menjadi pelopor dalam inisiatif transisi energi yang berkeadilan. Program 1000 Cahaya Muhammadiyah bukan hanya sebuah solusi teknis, tetapi juga manifestasi nyata dari ajaran Islam yang peduli pada lingkungan dan kesejahteraan umat.
Dengan komitmen, kolaborasi, dan nilai-nilai keislaman, Program 1000 Cahaya Muhammadiyah mampu menjadi langkah strategis menuju transisi energi yang berkeadilan. Program ini tidak hanya menyinari rumah-rumah umat tetapi juga menjadi cahaya bagi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. (Melalui hal itu) Allah membuat mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. Ar Rum ayat 41).