Pengumuman Diterima sebagai Asisten Praktikum Fisika Dasar dan Elektronika Dasar Semester Gasal TA. 2018/2019

Berikut kami sampaikan hasil seleksi penerimaan asisten praktikum Fisika Dasar dan Elektronika Dasar Semester Gasal TA. 2018/2019.

Kepada nama-nama yang lolos diwajibkan datang pada hari Ahad, 23 September 2018 pukul 09.00 WIB di Laboratorium Fisika Dasar untuk rapat koordinasi penyamaan konsep.

Kami informasikan juga bahwa agenda pertemuan yang semula direncanakan pada hari Senin, 17 September 2018 dibatalkan.

 

Pengumuman Diterima Sebagai Asisten Fidas dan Eldas

Lampiran Hasil Seleksi Fisika Dasar

Lampiran Hasil Seleksi Elektronika Dasar


Kuliah Umum Perdana Fisika, Penerapan Fisika untuk Mitigasi Bencana Geologi dan Gunung Api

Mengawali perkuliahan Tahun Ajaran 2018/2019, Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan kuliah umum perdana pada hari Kamis (6/9) yang dihadiri oleh seluruh mahasiswa fisika di Kampus IV UAD. Kuliah umum yang bertema “Penerapan Fisika untuk Mitigasi Bencana Geologi dan Gunung Api” disampaikan oleh Dr. Hanik Humaida, M.Sc. selaku kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Yogyakarta.

Materi tentang kebencanaan disampaikan secara jelas pada kuliah umum kali ini. Disampaikan pula oleh Dr. Hanik Humaida, M.Sc. bahwa diperlukan manajemen mitigasi bencana untuk mengurangi dampak kerugian atau resiko yang ditimbulkan oleh suatu bencana. Mitigasi bencana adalah daya upaya untuk mengurangi resiko akibat bencana alam, melalui perencanaan terpadu dan berkelanjutan dengan sasaran yang terukur. Salah satu upaya mitigasi antara lain: monitoring, penyusunan hazard assesment/peta kawasan rawan bencana, penyuluhan/pelatihan dan sistem peringatan dini.

Beberapa contoh penerapan ilmu fisika menurut Dr. Hanik Humaida, M.Sc. dalam mitigasi bencana antara lain bagian metrologi untuk menentukan ketepatan serta keakuratan seluruh alat ukur yang diperlukan seperti seismograf, bagian material elektronika untuk pembuatan sel surya sebagai sumber energi alat monitoring di puncak gunung api, dan bagian instrumentasi untuk pembuatan dasar alat-alat monitoring serta peringatan dini.

 

 

 

 

 

Antusias mahasiswa fisika terhadap materi kuliah umum sangat terlihat berdasarkan banyaknya pertanyaan-pertanyaan selama sesi tanya jawab berlangsung. Pada akhir kuliah umum, Dr. Hanik Humaida, M.Sc. memberi pesan kepada seluruh mahasiswa fisika bahwa Indonesia masih sangat membutuhkan kontribusi pada pemuda untuk hal mitigasi bencana, maka belajarlah dengan sungguh-sungguh.


HMPS Fisika UAD mengikuti Mustanas IHAMAFI di Bandung

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Fisika yang diwakili oleh Ketua HMPS Fisika, Luthfi Nurjuliansyah, menghadiri acara Musyawarah Tahunan Nasional (Mustanas) yang diselenggarakan pertama kalinya oleh Ikatan Himpunan Mahasiswa Fisika Indonesia (IHAMAFI) di Hotel Cherish, Lembang, Bandung Barat pada tanggal 29 Agustus 2018 sampai dengan 4 September 2018.

IHAMAFI sendiri merupakan organisasi berbentuk konfederasi tingkat nasional yang menghimpun himpunan mahasiswa fisika se Indonesia. Memiliki berfungsi sebagai wadah aktivitas dan koordinasi Himpunan Mahasiswa Fisika tingkat nasional serta media untuk menjalin hubungan dengan lembaga lain dan bertujuan untuk mengembangkan potensi keprofesian anggota agar dapat berperan serta dalam pembangunan bangsa.

 

Mengusung tema “Bumi parahyangan janten saksi, IHAMAFI Badami Tur Ngahiji” atau dalam Bahasa Indonesia berarti “Bumi parahyangan jadi saksi, IHAMAFI berkumpul untuk bersatu”, Mustanas dihadiri oleh beberapa delegasi dari semua wilayah anggota IHAMAFI seperti Universitas Andalas dan UIN Ar Raniry Aceh dari wilayah I; IPB, ITB, UNPAD, UPI, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UKI Jakarta, dan UNINDRA Jakarta dari wilayah II; UAD, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UNS, dan Universitas Tanjungpura dari wilayah III; Universitas Negeri Surabaya, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Universitas Udayana dari Wilayah IV; dan Universitas Halu Oleo Kendari dari Wilayah V.

Acara pada Mustanas perdana ini antara lain seminar nasional, musyawarah tengah periode nasional, musyawarah wilayah 2 (khusus untuk himpunan yang ada di wilayah 2 saja), lomba poster, serta field trip.  “ini sih yang paling mantap, saat diluar rundown (makan, istiarahat di kamar, nunggu acara sidang dll) kita bisa bercengkrama lebih banyak, menambah relasi dan bisa bertukar pikiran lebih banyak. Nama Fisika UAD bisa dikenal lebih banyak universitas, nama universitas (prestasi) mereka bisa menjadi pelajaran buat kami, sampai saat ini sudah ada group KAHIM Fisika Se-Indonesia yang membantu setidaknya publikasi acara temen-temen Himpunan Fisika se-Indonesia” kata Luthfi.